Waktu yang sangat sempit, dengan banyaknya hal yang dikerjakan misal karena pekerjaan di kantor, urusan keluarga, bisnis, kuliah atau kegiatan lain yang sudah merupakan kegiatan rutin. Menuntut kita untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Jika tidak kita akan kehilangan waktu yang terbuang percuma.
Hal ini terasa pada saat kita mempelajari hal-hal baru, misal membuat blog. Pada langkah awal untuk belajar blog tentunya kita akan menggali terlebih dahulu apa sih gunanya bagi kita?
Setelah memahami manfaatnya, timbul pikiran antara optimis dan negatif. Untuk mengatasi hal ini sebenarnya tergantung dari bagaimana cara mengeset pikiran kita (bahasa gaulnya = mindset) agar dapat belajar dengan efektif.
Antara lain kita harus menyingkirkan pikiran-pikiran negatif tersebut, yang diantaranya :
Aku tidak punya bakat.
Ngeblog pasti berhubungan dengan menulis, bahasa, mempromosikan, teknik bloging dan lain sebagainya. Dengan banyak hal yang perlu dipelajari membuat kita bingung jika harus dikerjakan bersama-sama. Untuk itu perlu ditentukan prioritas mana yang lebih dulu dikerjakan, kemudian fokus pada satu hal tersebut agar mendapat hasil yang maksimal. Baru disusul dengan belajar yang lainnya.
Manusia mungkin memulai dengan bakat-bakat yang berbeda, tetapi jelas pengalaman latihan dan upaya personallah yang menentukan jalan mereka selanjutnya
Aku tidak cerdas.
Jika kita membaca orang yang sukses di dunia Internet, kemudian kita ingin mengikuti jejak orang tersebut. Kita harus memulainya semua dari hal-hal dasar dan hal lain yang cukup sulit dan menantang. Kemudian timbul rasa ragu dengan kecerdasan sendiri, apakah aku bisa? Pikiran seperti ini akan membuat kita kalah sebelum pertandingan dimulai.
Otak manusia semakin sering dilatih semakin meningkat pula kemampuannya menjadi lebih cerdas. Jangan takut gagal, bahkan tidak menganggap diri kita gagal. Bahkan hidup ini sebenarnya sedang belajar. Siapa yang ingin mengakhiri proses belajar yang menyenangkan ini?
Ini bukan untuk-ku.
Saat kita mendengar ada orang yang sukses di internet, MENIKMATI KUCURAN DOLAR LEWAT BLOG. Kita sangat bersemangat untuk belajar Google AdSense, Adbrite, Text-Link-Ads. Amazon Affiliates.
Sungguh sangat menggiurkan tetapi saya tidak tahu cara-caranya. Kemudian kita mencari referensi, kita cari apa yang menjadi persyaratannya agar berhasil meraup dollar. Dan setelah kita tahu, ternyata tidak mudah seperti yang kita bayangkan, semakin banyak saja yang harus dipelajari.
Menurut Agus Hery dalam buku meraup dollar lewat blog ternyata blog yang ditulis menggunakan bahasa Inggris lebih menguntungkan jika dibanding blog yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Blog kedua bahasa ini memiliki perbedaan jenis produk AdSense yang bisa ditayangkan dalam blog.
Belajar bahasa Inggris? sebelumya Aku mengenal bahasa Inggris, dengan tingkatan yang sangat minim, mau kursus tidak punya waktu dan mau membeli buku-buku berapa uang yang harus dikeluarkan. Akibatnya kita menjadi tidak semangat untuk belajar dan frustasi karena menanggap tidak akan berhasil.
Ujung dari pemikiran seperti ini adalah Aku tidak punya kemampuan di blogging, adsensing, internet marketing ternyata semua itu bukan untuk Aku. Tapi untuk orang lain? Lantas keinginan yang tadinya menggebu akan segera hilang dan padam.
Kita ahli menunda hal yang baik.
Tanyakan pada diri sendiri apakah Aku sering menunda pekerjaan kantor, menunda mengerjakan tugas, menunda belajar, kemudian kita mendahulukan ngobrol-ngobrol yang tidak bermanfaat, tidur bermalas-malasan. Hal yang sangat baik kita tunda dan hal kurang baik kita dahulukan.
Bukankah sebelumnya saya sudah berjanji pada diri sendiri untuk setiap hari minimal belajar 30 menit, membuat 1 artikel minimal 2 hari sekali, dan lain sebagainya. Kemudian kita tunda besok saja, lusa saja dan pada akhirnya kita melupakan komitmennya sendiri.
Usahakan kita disiplin untuk menjalankan komitmen yang sudah kita buat, sehingga belajar menjadi efektif. Tanpa disiplin mungkinkah? Hanya mimpi belaka.
Merasa Aku sudah pandai.
Penyakit ini biasanya menyerang jika kita menjadi orang sukses, paling Ngetop, paling Sukses, paling Pintar, pokoknya yang paling…, yang ter…dsb. Mungkin kita sudah sampai pada tujuannya menjadi sukses tapi sampai kapan? Dalam waktu yang singkat ada orang lain yang mampu melakukannya, bahkan melebihi dan yang kita lakukan.
Bagaimana menurut Anda? Perlu ditambah motivasinya? silahkan beri komentar agar lebih bersemangat!..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar