Kamis, 12 Juni 2008

BELAJAR menyaring INFORMASI yang berlebih

(Pembelajaran 3)

Jika ada sekumpulan orang yang baik hati pastilah saya akan sebut para BLOGGER dan NETTER kenapa? Merekalah dengan senang hati memberikan informasi tentang apa saja yang kita maui. Mungkin ada beberapa yang meminta imbalan, tetapi tak terhitung juga yang menyediakan dengan SUKA RELA alias FREE atau serba GRATIS.......gratis.


Sungguh sangat fenomenal para Blogger berlomba-lomba untuk memberikan begitu banyak informasi yang dibagikan secara gratis entah itu tentang, tutorial blog, mencari uang lewat blog, tip-tip ngeblog, petunjuk ngeblog, trik & trik ngeblog, berbagi pengalaman tentang kesuksesan, teknik meningkatkan traffic, teknik ini dan teknik itu.

Bagi-ku atau mungkin Sobat-sobat yang lain mencari info-info baru adalah suatu menu atau kebiasaan yang wajib dilakukan apalagi jika kita mempunyai blog-blog yang dikategorikan sebgai blog favorit, pastilah kita akan mengunjungi blog-blog yang Ngetop itu, dengan harapan akan menambah wawasan untuk mencapai tujuan.

Informasi yang berlebihan
Informasi yang berlebih ini didapat dari berjuta-juta postingan blogger tiap hari di seluruh dunia. Dengan banyaknya informasi tersebut membuat yang mana menjadi semangkin dari pada menambah kebingungan Saudara (=bahasa orang kuat Orba) untuk memilih mana artikel yang DAPAT DIPERCAYA dan mana yang TIDAK DIPERCAYA. Nah lho …ya...bingung khan.?

Untuk apa kita berjam-jam lamanya hanya membuang waktu untuk membaca posting yang pada akhirnya menimbulkan keragu-raguan. Membuat mata berkunang-kunang, pikiran tegang, pinggang sakit, encok kumat, perut kroncongan, kaki kesemutan karena terlalu lama duduk, hernia turun dan lama-lama kena enter the win (= masuk anginlah).

Barang kali ini aku ada beberapa IDE AGAR TIDAK PUSING
(percaya boleh, jika tidak tolong tambahin komentar biar berguna bagi yang lain itupun jika ada yang sudi membaca artikel-ku ini) antara lain:

Stop membaca artikel yang terlalu banyak,
Ayo teman kita coba analisa , Jika ada sekian ribu artikel yang merujuk ke sebuah informasi yang kamu cari, kemungkinan hanya 1 persen saja yang benar-benar UTAMA, sisanya yang 99 persen perlu disingkirkan agar informasi yang berlebih ini tidak menimbulkan badanmu menjadi sakit.

Cukup waktu satu jam per hari untuk membaca artikel dari blog atau web yang lain, itu sudah cukup untuk mengetahui hal-hal yang utama, dan untuk memhindari waktu yang terbuang percuma SARING INFORMASI yang tidak memberikan dampak apapun pada tujuan utamanya.

Catatan : Aku tidak menyuruh Teman-teman untuk BERHENTI TOTAL MEMBACA ARTIKEL Para Blogger Lain TAPI Hanya MEMBATASINYA SAJA. Akan tetapi jika teman-teman banyak membaca artikel orang lain dengan TUJUAN MEMBERI KOMENTAR dalam MEMPROMOSIKAN BLOG tentunya ini adalah hal pengecualian. Karena memang tujuan utamanya memburu TRAFFIK YANG TINGGI.

Fokus pada informasi utama
Sekarang kembali ke topik semula, Jikalau sudah ketemu artikel utama atau apapun yang informasi yang benar-benar dapat dipercaya, Coba fokuskan untuk membacanya kemudian meng-aplikasikanya. Jika ada sesuatu hal yang belum sepenuhnya dipahami bisa Sobat tanyakan pada sumber-nya.

Biasanya para Blogger akan memberikan alamat, baik situs maupun emailnya. Jika Sobat menemukan seorang Blogger yang menjadi sumber informasi dan beliau bermurah hati membagi ilmunya maka akan Aku sebut DERMAWAN atau PAHLAWAN TANPA TANDA JASA.

Mudah-mudahan kebaikan beliau akan di berikan imbalan yang setimpal yaitu mendapat traffic yang tinggi karena banyak blogger yang masih pemula berbondong-bondong mengunjunginya. Amien 1.000X (mendapat trafik yang banyak tetapi buakan uang yang banyak lho...beda..... khan...!).

Mencari ide untuk menulis untuk artikel sendiri
Anda mau menulis, cobalah menulis jangan takut menulis biarpun topiknya sudah banyak yang mengangkat atau sudah banyak para blogger yang sudah pintar atau profesional di wilayah seberang sana yang sudah mengulasnya.

Itu tidak mengapa biarpun topik yang dibahas sama tetapi dengan gaya khas yang berbeda, dengan ide sendiri dengan sudut pandang sendiri itu menjadikan artikel benar-benar orisinil sehingga dapat memberikan dampak apresiasi yang tinggi oleh bloger lain atau yag disebut kredibilitas dari penulis artikel tersebut. (Wah..... omongannya terlalu akademis sekali…pendidikannya apa aku… ini sekolah aja di sekolah ecek-ecek itu aja gak lulus lulus)

Eiit tapi jangan salah yah...menilainya, bikin artikel itu yang mudah-mudah aja ya baik bahasa dan pembahasannya, khan blogger juga manusia yang tingkat pendidikan dan kecerdasanya…. berbeda-beda? Tentunya ada Sobat yang dengan cepat memahami dan ada pula yang lambat memahami.

Anda sudah terlalu banyak baca , Sekarang saatnya mulai bekerja

Jangan kebanyakan membaca kesuksesan blogger lain, ada yang sukses ini dengan bisnis A, yang ini sukses dengan program affiliasi B dan lainya sebagainya, Sobat lama-lama mandek atau tidak berjalan hanya berkhayal saja kapan suksesnya? seperti kesuksesan dari cerita bloger yang dibacanya.

Ayo mulai menulis, ayu isi blogmu, ayo dekati tujuan kamu.

SUKSES, SUKSES, SUKSES UNTUK PARA BLOGGER





MENINGKATKAN MOTIVASI DALAM BELAJAR

(Pembelajaran 2)


Waktu yang sangat sempit, dengan banyaknya hal yang dikerjakan misal karena pekerjaan di kantor, urusan keluarga, bisnis, kuliah atau kegiatan lain yang sudah merupakan kegiatan rutin. Menuntut kita untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Jika tidak kita akan kehilangan waktu yang terbuang percuma.


Hal ini terasa pada saat kita mempelajari hal-hal baru, misal membuat blog. Pada langkah awal untuk belajar blog tentunya kita akan menggali terlebih dahulu apa sih gunanya bagi kita?

Setelah memahami manfaatnya, timbul pikiran antara optimis dan negatif. Untuk mengatasi hal ini sebenarnya tergantung dari bagaimana cara mengeset pikiran kita (bahasa gaulnya = mindset) agar dapat belajar dengan efektif.

Antara lain kita harus menyingkirkan pikiran-pikiran negatif tersebut, yang diantaranya :

Aku tidak punya bakat.
Ngeblog pasti berhubungan dengan menulis, bahasa, mempromosikan, teknik bloging dan lain sebagainya. Dengan banyak hal yang perlu dipelajari membuat kita bingung jika harus dikerjakan bersama-sama. Untuk itu perlu ditentukan prioritas mana yang lebih dulu dikerjakan, kemudian fokus pada satu hal tersebut agar mendapat hasil yang maksimal. Baru disusul dengan belajar yang lainnya.

Manusia mungkin memulai dengan bakat-bakat yang berbeda, tetapi jelas pengalaman latihan dan upaya personallah yang menentukan jalan mereka selanjutnya

Aku tidak cerdas.
Jika kita membaca orang yang sukses di dunia Internet, kemudian kita ingin mengikuti jejak orang tersebut. Kita harus memulainya semua dari hal-hal dasar dan hal lain yang cukup sulit dan menantang. Kemudian timbul rasa ragu dengan kecerdasan sendiri, apakah aku bisa? Pikiran seperti ini akan membuat kita kalah sebelum pertandingan dimulai.

Otak manusia semakin sering dilatih semakin meningkat pula kemampuannya menjadi lebih cerdas. Jangan takut gagal, bahkan tidak menganggap diri kita gagal. Bahkan hidup ini sebenarnya sedang belajar. Siapa yang ingin mengakhiri proses belajar yang menyenangkan ini?

Ini bukan untuk-ku.
Saat kita mendengar ada orang yang sukses di internet, MENIKMATI KUCURAN DOLAR LEWAT BLOG. Kita sangat bersemangat untuk belajar Google AdSense, Adbrite, Text-Link-Ads. Amazon Affiliates.

Sungguh sangat menggiurkan tetapi saya tidak tahu cara-caranya. Kemudian kita mencari referensi, kita cari apa yang menjadi persyaratannya agar berhasil meraup dollar. Dan setelah kita tahu, ternyata tidak mudah seperti yang kita bayangkan, semakin banyak saja yang harus dipelajari.

Menurut Agus Hery dalam buku meraup dollar lewat blog ternyata blog yang ditulis menggunakan bahasa Inggris lebih menguntungkan jika dibanding blog yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Blog kedua bahasa ini memiliki perbedaan jenis produk AdSense yang bisa ditayangkan dalam blog.

Belajar bahasa Inggris? sebelumya Aku mengenal bahasa Inggris, dengan tingkatan yang sangat minim, mau kursus tidak punya waktu dan mau membeli buku-buku berapa uang yang harus dikeluarkan. Akibatnya kita menjadi tidak semangat untuk belajar dan frustasi karena menanggap tidak akan berhasil.

Ujung dari pemikiran seperti ini adalah Aku tidak punya kemampuan di blogging, adsensing, internet marketing ternyata semua itu bukan untuk Aku. Tapi untuk orang lain? Lantas keinginan yang tadinya menggebu akan segera hilang dan padam.

Kita ahli menunda hal yang baik.
Tanyakan pada diri sendiri apakah Aku sering menunda pekerjaan kantor, menunda mengerjakan tugas, menunda belajar, kemudian kita mendahulukan ngobrol-ngobrol yang tidak bermanfaat, tidur bermalas-malasan. Hal yang sangat baik kita tunda dan hal kurang baik kita dahulukan.

Bukankah sebelumnya saya sudah berjanji pada diri sendiri untuk setiap hari minimal belajar 30 menit, membuat 1 artikel minimal 2 hari sekali, dan lain sebagainya. Kemudian kita tunda besok saja, lusa saja dan pada akhirnya kita melupakan komitmennya sendiri.

Usahakan kita disiplin untuk menjalankan komitmen yang sudah kita buat, sehingga belajar menjadi efektif. Tanpa disiplin mungkinkah? Hanya mimpi belaka.

Merasa Aku sudah pandai.
Penyakit ini biasanya menyerang jika kita menjadi orang sukses, paling Ngetop, paling Sukses, paling Pintar, pokoknya yang paling…, yang ter…dsb. Mungkin kita sudah sampai pada tujuannya menjadi sukses tapi sampai kapan? Dalam waktu yang singkat ada orang lain yang mampu melakukannya, bahkan melebihi dan yang kita lakukan.

Bagaimana menurut Anda? Perlu ditambah motivasinya? silahkan beri komentar agar lebih bersemangat!..